Early Warning System — Ketahanan Keluarga

Pusat Analitik Nasional · Satu Data, Satu Ruang Kendali

Sumber Data

  • Data Nikah SIMKAH
  • BIMWIN (Bimbingan Perkawinan)
  • BRUS (Remaja Usia Sekolah)
  • BRUN (Remaja Usia Nikah)
  • PUSAKA SAKINAH
  • Data Perceraian (Pengadilan Agama)
  • Data Fasilitator

Mesin Analisis Risiko Nasional

Analisis Tren & Pola

Deteksi tren pernikahan, perceraian, dan indikator lainnya

Analisis Risiko Wilayah

Memetakan tingkat risiko ketahanan keluarga per wilayah

Scoring Risiko Otomatis

Skor risiko berdasarkan indikator multidimensi

Deteksi Dini AI/ML

Model prediktif mendeteksi potensi kerawanan keluarga

Integrasi & Validasi Data

Validasi dan integrasi data dari berbagai sumber

Rekomendasi Intervensi

Memberi rekomendasi tindakan & intervensi yang tepat

Contoh Indikator Risiko

Perceraian TinggiCakupan BIMWIN RendahKekurangan FasilitatorLembaga Tidak AktifWilayah Berisiko

Notifikasi Otomatis

Aman1 wilayah
  • Kondisi ketahanan keluarga baik dan stabil
  • Tidak diperlukan intervensi khusus
Perlu Perhatian2 wilayah
  • Percerakan meningkat
  • Cakupan BIMWIN rendah
  • Kekurangan fasilitator
  • Lembaga kurang aktif
Intervensi Prioritas2 wilayah
  • Perceraian tinggi
  • Cakupan BIMWIN sangat rendah
  • Kekurangan fasilitator signifikan
  • Wilayah berisiko tinggi

Wilayah dengan Peringatan

  • Kabupaten NiasCoverage BIMWIN hanya 42%
  • Kabupaten Sumba TimurAngka perceraian tinggi (3,2%)
  • Provinsi Kalimantan UtaraJumlah fasilitator kurang (rasio 1:1.250 pasangan)
  • Kabupaten Luwu UtaraLembaga belum melapor 2 bulan terakhir
  • Provinsi DKI JakartaSemua indikator dalam kondisi baik